Najis dan Cara Menghilangkannya

Posted on

Najis Dan cara menghilangkannya

 

Pengertian Najis yaitu segala sesuatu yang kotor menurut hukum syara’ dan harus dihindari. Sebelum bersuci pastikan selalu kita tidak sedang terkena najis

Pembagian Najis

  1. Najis mukhafffah (najis ringan)

Najis mukhaffafah adalah air kencing bayi laki-laki yang belum berusia dua tahun dan belum pernah makan makanan lain selain ASI. cara membersihkannya yaitu dengan memercikkan air secara merata kedaerah tempat terkena air kencing tersebut. Namun jika bayi itu berjenis kelamin wanita atau berusia lebih dari dua tahun atau telah mengkonsumsi makanan lain diluar ASi, maka masuk kedalam golongan najis mutawassithah

عن أم قيس رضي الله عنها أَنَّهَا جَائَتْ بِاِبْنٍ بِهَا لَمْ يَأْكُلِ الطَّعَامَ فَأَجْلَسَاهُ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم فِي حِجْرِهِ فَبَالَ عَلَيْهِ فَدَعَا بِمَاءٍ فَنَضَحَهُ وَلَمْ يَغْسِلْه (رواه البخارى ومسلم

Dari Umi Qoes RA : “Sesungguhnya ia pernah membawa seorang anaknya yang laki-laki yang belum makan makanan (kecuali ASI). Lalu anak itu dipangku oleh Rosulallah SAW lalu anak itu kencing di pangkuannya. Kemudian Beliau meminta air lalu memercikanair itu ke bagian yang terkena air kencing dan beliau tidak membasuhnya. ( HR. Bukhori Muslim)”

Cara membersihkan najis mukhaffafah cukup memercikkan air pada tempat yang terkena najis

2. Najis Mutawassithah (najis sedang)

Yang termasuk najis mutawassithah yaitu segala sesuatu yang keluar dari qubul dan dubur manusia (kecuali air mani) dan binatang, cairan yang memabukkan, susu hewan yang tidak halal dimakan dagingnya, tulang bulubangkai kecuali bangkai manusia, ikan dan belalang.

Najis mutawassithah dibagi menjadi dua yaitu najis ‘Aniyah yaitu najis yang nampak dan dapat dilihat wujudnya dan najis Hukmiyah yaitu najis yang tidak nampak wujudnya contohnya bekas kencing, arak yang sudah kering dan lainnya

Cara membersihkan najis mutawassithah yaitu dengan cara dicuci dengan cara dibasuh satu kali dengan syarat sifatnya seperti warna, rasa dan bau najisnya telah hilang. Namun lebih baik lagi jika melakukan tiga kali siraman

3. Najjis Mughallazhah (najis berat)

`Najis Mughallazhan yaitu najis berat. yang termasuk najis ini adalah anjing dan babi

cara membersihkan najis Mughallazhan yaitu dengan cara dibasuh dengan air sebanyak 7 kali dan salah satu air basuhan dicampur dengan tanah

Najis yang dimaafkan

Najis yang dimaafkan yaitu najis yang tidak diwajibkan untuk dibersihkan karna kesulitan untuk membedakan bagian mana yang terkena najis dan bagian mana yang tidak terkena najis.

Contohnya jika ada cicak yang jatuh pada minyak atau makanan yang bisa membeku maka yang dibuang hanya bangkai cicak dan bagian makanan yang terkena najis tersebut, sedangkan makanan lainnya yang tidak terkena najis tersebut masih dinilai suci

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *