ayo sungguh-sunguh

Ketika Kegagalan Menghampiri, Jangan Katakan Kalimat ini

Posted on

kegagalan

 

Perjalanan hidup kita tak selalu penuh dengan kesuksesan dan kebahagian, seringkali kita dihadapkan pada kegagalan dan kesedihan.

Bahkan banyak kegagalan yang kita hadapi daripada kesuksesan dan jika kita orang beriman yakinilah bahwa kegagalan-kegagalan itu adalah ujian dari Allah sebagai bentuk kasih sayangnya kepada kita karna Allah takkan memberikan ujian melebihi batas kemampuan hambanya

Bentuk kegagalan beraneka ragam, ada yang gagal mengikuti tes kerja padahal sudah sedemikian rupa mempersiapkan diri ketika akan menghadapi tes, namun hasilnya masih belum memuaskan

Ada yang gagal dalam menjalankan usaha, udah coba  usaha ini, usaha itu, rugi aja terus

Bahkan ada yang gagal menikah, padahal tanggal pernikahan sudah ditetapkan bahkan undangan pun telah tersebar

Dari serangkaian kegagalan-kegagalan yang kita hadapi kadangkala dapat membuat kita sedih

Sebagai manusia biasa wajar saja rasanya adakalanya kita merasa “trauma’ jika harus menghadapi kejadian yang sama dengan kejadian ketika kita menghadapi kegagalan

Misalnya saja pencari kerja yang seringkali gagal pada tes kerja akan timbul perasaan “Ah males ikutan tes perusahaan itu lagi, palingan juga nanti gagal lagi’

Atau pengusaha yang selalu rugi berkata ” Udah males buka usaha, mending kerja kantoran saja, tiap bulan sudah pasti dapat gaji. Lebih aman daripada buka usaha rugi terus”

Terus yang gagal menikah berkata “Sekarang mau fokus dikarir saja dulu, gak mau cari pasangan lagi takut ntar calonnya sama seperti yang sebelumnya, ntar bikin malu keluarga lagi”

Namun Nabi kita Muhammad SAW jauh-jauh hari sudah mengajarkan kita agar jangan menjadi lemah ketika menghadapi kegagalan. Sebagaimana sabda beliau :

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ

عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ

كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Artinya : Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai daripada seorang mukmin yang lemah, dan masing-masing berada dalam kebaikan. “Bersungguh-sungguhlah dalam hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah (dalam segala urusan), serta janganlah sekali-kali kamu bersikap lemah. Jika kamu tertimpa sesuatu (kegagalan), maka janganlah kamu mengatakan, ‘seandainya aku berbuat demikian, pastilah tidak akan begini atau begitu’. Tetapi katakanlah, ‘ini telah ditakdirkan oleh Allah dan Allah berbuat sesuai dengan apa yang dikehendaki’. Karena sesungguhnya perkataan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan setan.” (HR. Muslim)

Meskipun kita telah menghadapi kegagalan-kegagalan diwaktu sebelumnya, namun hendaklah kita selalu bersungguh-sungguh dalam melakukan segala sesuatu hal yang bermanfaat, serta selalu meminta pertolongan Allah atas semua hal yang akan kita kerjakan

Dari hadits tersebut dapat kita pelajari juga bagaimana jika kegagalan itu terjadi kepada kita

Misalnya si pencari kerja janganlah sampai dia berkata “Seandainya aku tak ambil jurusan ini, maka aku tidak akan sesusah ini mencari pekerjaan” namun berkata ” ini telah ditakdirkan Allah dan Allah berbuat sesuai dengan apa yang dia kehendaki”

Lalu si pengusaha juga janganlah sampai berkata “Seandainya saja  aku kerja dikantoran, maka aku tidak akan rugi seperti sekarang ini” namun berkata ” ini telah ditakdirkan Allah dan Allah berbuat sesuai dengan apa yang dia kehendaki”

Kemudian orang yang gagal menikah janganlah sampai berkata “Seandainya aku dulu lebih memilih sifulan, maka pernikahanku tidak akan gagal seperti ini” namun berkata ” ini telah ditakdirkan Allah dan Allah berbuat sesuai dengan apa yang dia kehendaki”

Karna kita tidak akan pernah tau skenario apa yang sedang ditulis oleh Allah untuk kita, bisa saja pada akhirnya si pencari kerja akhirnya  menjadi pengusaha, dan pengusaha yang rugi dalam usaha tertentu, menjadi untung saat dia membuka bidang usaha lainnya atau orang yang gagal menikah kemudian dipertemukan dengan pilihan yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Kita takkan pernah tau

Yang bisa kita lakukan adalah selalu berbaik sangka dan tetap berbaik sangka kepada Allah, terhadap apapun ujian yang sedang kita hadapi…

Bismillah, Ayo melangkah lagi… 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *