inilah Bacaan Doa Yang Sering dibaca Imam Setelah Selesai Sholat Fardu

Posted on

Setelah melaksanakan sholat fardu dimasjid setelah melakukan dzikir lantas kita berdoa yang biasanya dipimpin oleh imam sholat fardu itu sendiri

Banyak dari kita yang hanya mengaminkan saja doa-doa tersebut, tanpa mengetahui artinya. Dalam artikel ini akan ditulis doa-yang dibaca setelah selesai sholat fardu tersebut beserta tulisan latinnya dan juga artinya

Agar kedepannya kita mengetahui arti dari doa-doa yang kita aminkan tersebut, agar menambah kekhusyu’an kita dalam berdoa kepada Allah

Doa ini sangat dianjurkan untuk dihafalkan, sebagi jaga-jaga mana tau suatu hari nanti anda ditunjuk jadi imam di masjid atau jadi imam di rumah mertua, kalau hafal doa ini kan tidak malu-maluin.. 🙂

Doanya sengaja di potong bagian per bagian agar lebih mudah untuk dihafal

Berikut doanya :

 أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرِّحِيْمِ.

لْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ

A`uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim. Bismillaahir¬rahmaanir-rahiim.
Al-hamdu lillaahi rabbil`aalamiin, hamdayyuwaafii ni’amahu wa yukaafii maziidah.

Artinya : “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam, dengan pujian yang sesuai dengan nikmat-nikmat-Nya dan memadai dengan penambahan-Nya.”

يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

Yaa rabbanaa lakal-hamdu kamaa yambaghii li jalaali wajhikal-kariimi wa `azhiimi sulthaanik

Artinya : “Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana pujian itu patut terhadap keagungan dan kemuliaan-Mu serta keluhuran kerajaan-Mu.”

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allaahumma shalli `alaa sayyidinaa Muhammadiw wa`alaa aali sayyidinaa Muhammad

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta keluarganya.”

اَللهم رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّاصَلاَ تَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا

وَتَهْلِيْلَنَا وَتَصْبِيْحَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَااَللهُ ياَ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Alloohumma robbanaa taqobbal minnaa sholaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaawarukuu’anaa wasujuudanaa watahliilanaa watashbiihanaa watadhorru’anaa watakhasy-syu’anaa wata’abbudanaa watammim taqshiironaa yaa Alloohu yaa arhamar roohimiin.

Artinya : “Ya Allah, Tuhan kami terimalah sholat kami, puasa kami, berdiri kami, ruku’ kami sujud kami, tahlil kami, tasbih kami, kerendahan kami, khusyu’ kami, pengabdian kami dan sempur-nakanlah kekurangan kami, Ya Allah wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara semua yang penyayang”.

اَللهم اَعِنَّا عَلىٰ ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Alloohumma a’inna ‘alaa dzikrika wasyukrika wahusni ‘ibaadatik.

Artinya : “Ya Allah tolonglah kami buat ingat dan bersyukur kapada-Mu serta beribadah yang sebaik-baiknya kepada-Mu”.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ

Robbanaa dzolamnaa anfusanaa wa-in lam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khoosiriin

Artinya : “ Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ

رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ

رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ

أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

“Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa. Rabbanaa wa laa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahu ‘alalladziina min qablinaa. Rabbanaa wa laa tuhammillnaa maa laa thaaqata lanaabih. wa’fu’anna waghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa ‘alalqoumil kaafiriin”

Artinya : “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ  وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ

 وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ

وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ.

اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Alloohumma innaa nas-aluka salaamatan fiddin. Wa ‘’aafiyatan fil jasadi, waziyaadatan fil ‘ilmi, wabarokatan fir rizki, wataubatan qoblal maut, warohmatan ‘indal maut, wamaghfirotan ba’dal maut. Alloohumma hauwwin ‘alainaa fii sakarootil maut, wannajaata minan naar, wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya kami mohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, kesehatan dalam tubuh, bertambah ilmu dan barokah dalam rizki, dapat bertaubat sebelum mati, mendapat rahmat ketika mati, memperoleh ampunan setelah mati. Ya Allah mudahkanlah kami ketika sakaratul maut, lepaskanlah dari api neraka dan kemaafan ketika di hisab”.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذَ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةَ إِنَّكَ أَنَّتَ اْلوَهَّابْ

Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rohmah innaka antal wahhaab

Artinya : “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguh¬nya Engkau Maha Pemberi.

   رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

اْلاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Rabbanaghfir lanaa wa li waalidiinaa wa li jamii’il-mus¬limiina wal-muslimaati wal-mu’miniina wal-mu’minaati al¬ahyaa’i minhum wal-amwaat, innaka `ataa kulli syai’in qadiir

Artinya : “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa-dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan yang masih hidup dan yang sudah mati. Sesungguhnya Engkau Zat Yang Maha¬kuasa atas segala-galanya.”

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a`yuniw waj’alnaa lil-muttaqiina imaamaa

Artinya : “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Robbanaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhiroti hasanatan waqinaa ‘adzaa bannaar

Artinya : “Ya Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jauhkanlah kami dari siksa neraka”

 اَللهم اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّأَ تِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ اْلأَبْرَارِ

Allaahummaghfir lanaa dzunuubanaa wa kaffir `annaa sayyi’aatinaa wa tawaffanaa ma’al-abraar

Artinya : “Ya Allah, ampunilah dosa kami dan tutupilah segala kesalahan kami, dan semoga jika kami mati nanti bersama-sama dengan orang-orang yang baik-baik.”

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Rabbij’alnii muqiimash-shalaati wa min dzurriyyatii rabbanaa wa taqabbal du’aa’

Artinya : “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku, orang yang tetap melaksanakan shalat, ya Tuhanku, perkenankanlah doaku. “

وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلاَبْرَارِ. يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Wa-adkhilnal jannata ma’al abroori, yaa ‘aziiz yaa ghoffaar yaa robbal ‘aalamiin

Artinya : “Dan masukkanlah kami ke dalam surga beserta orang-orang yang baik-baik. Wahai Dzat Yang Maha Perkasa dan Maha Pengampun, wahai Tuhan semesta alam”.

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ

Subhaana robbika robbil ‘izzati ‘ammaa yashifuun wasalaamun ‘alal mursalinn wal hamdulillaahi robbil ‘aalamiin

Artinya :”Maha Suci Tuhanmu yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan, Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul, dan segala puji bagi allah Tuhan semesta alam”.

Demikianlah doa yang sering kita dengar setiap sebabis sholat berjamaah. Doanya memang sedikit panjang, namun insya Allah mudah dihafal jika kita memang benar-benar niat untuk menghafalnya

Terdapat beberapa macam doa setelah selesai sholat fardu, ini merupakan salah satunya. Insya Allah kedepan akan di tulis juga artikel mengenai doa lainnya yang sering dibaca ketika selesai sholat fardu

Baca juga Doa Sapu Jagad

3 thoughts on “inilah Bacaan Doa Yang Sering dibaca Imam Setelah Selesai Sholat Fardu

  1. Tolong di sertakan dalilx krn ibadah dn agama berdasar contoh dn teladan dr sang pembawa agama itu sendiri.bukan dr contoh dr pengikutx.trms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *