Begini Tata Cara Mandi wajib Bagi Kamu Yang belum Tau

Posted on

Begini Tata Cara Mandi wajib Bagi Kamu Yang belum Tau

Untuk menghilangkan hadas kecil dilakukan dengan berwudhu sedangkan untuk menghilangkan hadas besar diwajibkan dilakukan dengan cara mandi wajib.

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Artinya : Dan jika kamu junub Maka mandilah (Al-maidah :6)

Hal-hal yang menjadi penyebab  mandi wajib :

  • Melakukan jima’ atau berhubungan badan walaupun lelaki tidak sampai mengeluarkan sperma
  • Keluar sperma karna berhubungan badan atau mimpi maupun sebab lain
  • Setelah melahirkan
  • Selesai Nifas (berhentinya darah setelah melahirkan)
  • Setelah selesai Haid
  • Meninggal dunia yang  bukan merupakan mati syahid

 

Niat mandi Wajib

Niat mandi wajib sebenarnya tidak susah cukup dengan mengucapkan : “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar karna ALLAH” namu akan lebih sempurna lagi jika dengan mengucapkan niat sesuai dengan hadas besar yang sedang miliki.

1. Bacaan niat mandi wajib setelah melakukan jima’ ataupun keluar sperma

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجِنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya : “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar junub karena ALLAH”

2. Bacaan niat mandi wajib setelah melahirkan

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْوِلَادَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya : “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar melahirkan karena ALLAH”

3. Bacaan niat mandi wajib setelah Nifas

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ النِّفَاسِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya : “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar nifas karena ALLAH”

4. Baccan niat mandi wajib setelah selesai Haid

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya : “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar hail karena ALLAH”

 

Sunnah Mandi Wajib

  1. Membaca Basmallah
  2. Berwudhu
  3. Menggosok bagian badan yang dibasuh
  4. Mendahulukan bagian kanan anggota tubuh
  5. Membasuh dengan 3 kali basuhan
  6. Menghadap kiblat

 

Tata Cara Mandi Wajib

 

عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِى الْمَاءِ ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Artinya : “Dari ‘Aisyah, isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.” (HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)

Pertama : Mengucapkan bismillah dan membaca niat mandi wajib

Kedua : Mencuci Kedua telapak tangan sebanyak tiga kali bisa juga menggunakan sabun agar lebih bersih

Ketiga : Membersihkan kemaluan dan daerah sekitar kemaluan dengan tangan kiri lalu kemudian mencuci kedua telapak tangan lagi

Keempat : berwudhu sebagaimana wudhu saat akan sholat

Kelima : Menyela-nyela rambut dengan jari dengan air hingga kulit kepala basah

Keenam : Mencuci kepala bagian kanan dan kiri masing-masing 3 kali

Ketujuh : Membasuh seluruh badan

Larangan bagi orang Yang Sedang dalam keadaan Berhadas besar :

  1. Melakukan Sholat wajib ataupun sunah
  2. Berdiam diri didalam Masjid
  3. Membaca alqur’an

Larangan bagi orang yang sedang Haid atau Nifas

  1. Semua yang dilarang ketika dalam keadaan hadas besar
  2. Dijatuhi talaq atau diceraikan
  3. Berpuasa
  4. Bersenang-senang dengan menggunakan anggota badan anntara pusar dan lutut

Selain mandi wajib, ada juga beberapa mandi sunah yang dianjurkan :

  • Mandi sunah ketika hendak melakukan sholat jum’at
  • Mandi sunah ketika hendak melakukan sholat idul adha dan idul fitri
  • Mandi sunah ketika sembuh dari penyakit gangguan jiwa/gila
  • Mandi sunnah ketika selesai memandikan mayyit
  • Mandi sunah ketika hendak melaksanakan umrah atau ihram haji
  • Mandi sunah ketika baru masuk islam atau baru jadi mualaf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *